AFGHANISTAN – Korban tewas ledakan di ibukota Afghanistan Kabul bertambah menjadi 26 dan sembilan wartawan termasuk diantaranya.
Seorang pejabat mengatakan wartawan yang tiba untuk melaporkan ledakan pertama tampaknya ditargetkan oleh seorang pembom bunuh diri.
Serangan itu terjadi Senin (30/4/2018), seminggu setelah 60 orang tewas ketika mereka menunggu di pusat pendaftaran pemilih di kota itu.
Beberapa jam setelah serangan di Kabul, seorang pembom bunuh diri di sebuah kendaraan menyerang satu konvoi militer asing di provinsi Kandahar di Afghanistan selatan, menewaskan 11 anak yang belajar di sekolah agama terdekat.
“Serangan-serangan ini menyebabkan penderitaan manusia yang tak terhitung kepada keluarga Afghanistan,” kata Tadamichi Yamamoto, pejabat tinggi AS di Afghanistan, dilansir Reuters, Selasa (1/5/2018).
“Saya juga lebih marah dengan serangan yang tampaknya sengaja menargetkan para wartawan,” katanya dalam sebuah pernyataan.





