Semeru 3 Kali Erupsi, Tinggi Letusan Capai 1 Km

Asap vulkanis keluar dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Jumat (16/2/2024). (Foto: ANTARA/Irfan Sumanjaya)

LUMAJANG – Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami tiga kali erupsi, Sabtu (9/3/2024). Tinggi letusannya mencapai 1 kilometer.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulisnya, mencatat bahwa erupsi terjadi pada Sabtu (9/3/2024) pukul 08.28 WIB, pukul 07.06 WIB, dan pukul 06.23 WIB.

“Pada pukul 08.29 WIB tercatat tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut,” katanya, dilansir dari Antara.

Liswanto melaporkan bahwa kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang menuju ke arah timur laut.

Pada erupsi sebelumnya, pukul 07.06 WIB, tinggi kolom abu vulkanik teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati dengan warna putih hingga kelabu, intensitas sedang menuju ke arah utara, dan erupsi masih berlangsung.

Erupsi sebelumnya juga terjadi pada pukul 06.23 WIB, dengan tinggi kolom abu vulkanik sekitar 800 meter di atas puncak atau sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut.

Gunung Semeru masih berstatus Siaga atau Level III. PVMBG memberikan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, dalam jarak 13 km dari puncak.

Di luar jarak tersebut, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terkena perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Selain itu, masyarakat tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena berisiko terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Masyarakat juga diimbau untuk waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang bermuara di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here