JAKARTA, KBKNEWS.id — Belasan orang dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam pos pemeriksaan di Kamp Pengungsi Jabalia, Gaza Utara.
Di tengah rentetan serangan yang terus terjadi, Ambulans Dompet Dhuafa kembali bergerak mengevakuasi korban menuju fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan darurat.
Serangan yang terjadi pada Rabu (15/7/2026) itu disebut dilakukan menggunakan pesawat nirawak (drone) dan menyasar pos polisi di kawasan Al-Falouja, wilayah yang berada di tengah padatnya tenda pengungsian serta pusat evakuasi sementara warga Palestina.
Kementerian Dalam Negeri Gaza mengidentifikasi salah satu korban yang gugur sebagai Kepala Kantor Polisi Jabalia, Kolonel Mohammed Marwan Salem, bersama sejumlah personel kepolisian.
Menurut otoritas kesehatan setempat, serangan tersebut menjadi bagian dari eskalasi konflik yang kembali meningkat meski gencatan senjata telah berlangsung selama beberapa bulan.
Dalam beberapa bulan terakhir, operasi militer Israel dilaporkan semakin intensif menyasar personel keamanan Hamas dan fasilitas kepolisian di Jalur Gaza.
Di tengah situasi tersebut, Ambulans Dompet Dhuafa terus menjalankan misi kemanusiaan dengan mengevakuasi korban dari lokasi serangan menuju rumah sakit maupun titik layanan medis darurat.
“Ambulans Dompet Dhuafa terus memberikan layanan evakuasi terhadap korban serangan Israel di Gaza Utara,” ujar General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa, dr. Yeni Purnamasari.
Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza masih berlangsung akibat konflik berkepanjangan sejak Oktober 2023 yang menghancurkan infrastruktur dan memperburuk kondisi masyarakat.
Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sejak gencatan senjata berlaku pada 11 Oktober 2025, sebanyak 1.110 warga Palestina tewas dan 3.599 lainnya terluka. Sementara sejak Oktober 2023, jumlah korban meninggal dilaporkan mencapai 73.233 orang dengan 173.707 korban luka.
Dompet Dhuafa mengajak masyarakat mendukung operasional Ambulans Gaza agar layanan evakuasi dan bantuan medis darurat bagi warga terdampak konflik dapat terus berjalan.





