AL QUDS – Pemerintah Israel akhirnya, pada Kamis (19/5/2016) membebaskan wartawan Muhammad Al-Qiq asal Dawara, selatan Hebron dari penjara. Al Qiq telah berjuang melawan penahanannya dengan aksi mogok makan selama kurang lebih 94 hari secara terus menerus.
Sumber lokal menyebutkan, Israel membebaskan Al-Qiq di perlintasan Dzahiriah Hebron, tempat khusus bagi pembebasan tawanan Palestina. Tampak istri, keluarga serta kelega sesama profesinya sudah menunggu untuk menyambut kebebasan Al-Qiq.
Pihak keluarga mengundang semua pihak untuk bisa hadir dalam acara tasyakuran kebebasan Al-Qiq di rumahnya di Ramallah, pada Jumâat ini yang insya Allah akan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan islam di Tepi Barat dan Palestina 48. – Infopalestina





