JAKARTA, KBKNEWS.id – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Singgalang terus melakukan penanganan bencana banjir yang melanda Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Pada Rabu (26/11/2025), DMC Dompet Dhuafa mendirikan Pos Hangat serta membuka layanan dapur umum di Nagari Kampuang Galapuang, Kecamatan Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman. Layanan ini menyediakan makanan bagi para pengungsi yang terdampak banjir.
“Ada sebanyak 330 penerima manfaat dari layanan dapur umum yang kami kelola di wilayah Nagari Kampuang Galapuang. Melalui pos hangat di lokasi pengungsian, kami juga menyalurkan makanan untuk penyintas lansia dan balita,” lapor Nur Yusril Mahendra.
Nur Yusril menjelaskan bahwa tinggi muka air (TMA) di wilayah tersebut masih tinggi. Pada Rabu (26/11), warga sempat pulang ke rumah karena air mulai surut. Namun hujan deras yang mengguyur sejak malam hingga siang hari (27/11) membuat debit air kembali meningkat, sehingga warga kembali memilih bertahan di titik pengungsian.
Tim DMC dan Dompet Dhuafa Singgalang terus bersiaga untuk mendampingi para penyintas dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Sementara itu, di Kabupaten Solok, banjir melanda wilayah Jorong Muaro Busuak, Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung, sejak Selasa (25/11) akibat tingginya intensitas hujan. Relawan DMC Dompet Dhuafa mendistribusikan 61 galon air bersih bagi 61 KK terdampak.
Dewa Rahmana, koordinator respons DMC Dompet Dhuafa di Solok, menyebutkan bahwa banjir memutus akses air bersih warga. “Banjir memutus saluran air bersih warga. Alhamdulillah, kami telah membantu persoalan ini dengan membagikan 61 galon air bersih untuk 61 KK yang terdampak,” jelasnya.
Ia menambahkan, warga Jorong Muaro Busuak terpaksa mengungsi ke sebuah musala dan secara swadaya membangun dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Kawan Baik, mari bersama-sama mendoakan keselamatan para penyintas banjir di Sumatera Barat. Semoga kondisi ini segera membaik. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang.





