Sinergi Dompet Dhuafa dan BNPB di HKB 2025: Edukasi, Simulasi dan Aksi Lingkungan

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan menanam 200 pohon keras di Pantai Loang Baloq, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (25/4/2025). (Foto: ID Humanity)

MATARAM, KBKNews.id – Setiap 26 April, Indonesia merayakan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) sebagai upaya meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Peringatan HKB tidak sekadar menjadi acara seremonial, tetapi juga momentum edukatif dan pelatihan bagi masyarakat luas.

Berbagai kegiatan diadakan, seperti simulasi evakuasi bencana, sosialisasi penanggulangan bencana, penanaman pohon sebagai upaya mitigasi, hingga pelatihan bagi relawan.

Pada peringatan HKB 2025, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa berpartisipasi dengan menanam 200 pohon keras di Pantai Loang Baloq, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (25/4/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Pulau Lombok.

Keterlibatan DMC Dompet Dhuafa merupakan bentuk kontribusi aktif dalam membangun ketahanan lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana. Penanaman pohon ini bertujuan memperkuat pesisir dari ancaman abrasi dan mengurangi dampak buruk perubahan iklim.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan menanam 200 pohon keras di Pantai Loang Baloq, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (25/4/2025). (Foto: ID Humanity)

Kepala DMC Dompet Dhuafa, Shofa Qudus, menegaskan bahwa partisipasi DMC dalam HKB 2025 adalah bentuk komitmen nyata terhadap misi kemanusiaan, termasuk dalam upaya menciptakan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

“Penanaman pohon di Loang Baloq ini menjadi simbol komitmen kami untuk tidak hanya merespons bencana, namun juga berperan aktif dalam upaya mitigasi. HKB 2025 ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dimulai dari hal-hal sederhana namun memiliki efek jangka panjang, seperti menanam pohon dan membangun kesadaran masyarakat,” ujar Shofa.

Selain kegiatan penanaman pohon, DMC Dompet Dhuafa juga menyediakan water station bagi para peserta HKB Run yang berlangsung di kawasan Pantai Loang Baloq.

Fasilitas ini didukung oleh Dapur Keliling (Darling) milik Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa, yang menyediakan air minum serta makanan ringan bergizi.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan menanam 200 pohon keras di Pantai Loang Baloq, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (25/4/2025). (Foto: ID Humanity)

DMC Dompet Dhuafa juga mengadakan berbagai kegiatan lainnya, termasuk mendampingi simulasi bencana gempa bumi di dua sekolah, yaitu Assyafi’iyah di Desa Pemenang, Kecamatan Pemenang, dan At-Tahzib di Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat. Simulasi ini dilakukan serentak secara nasional dan dikoordinasi oleh BNPB.

Tujuan dari simulasi ini adalah untuk memberikan pembelajaran langsung kepada para santri dan guru tentang bagaimana cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa.

Selain itu, DMC Dompet Dhuafa juga memasang rambu-rambu pengurangan risiko bencana di tiga lokasi di Pulau Lombok, yakni di Sekolah Asyafi’iyah, Yayasan At-Tahzib, dan Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, NTB.

Rambu-rambu ini mencakup titik kumpul evakuasi, jalur evakuasi, zona aman dari bencana, dan lainnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun kawasan yang tangguh terhadap bencana, baik di lingkungan sekolah maupun permukiman masyarakat.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan menanam 200 pohon keras di Pantai Loang Baloq, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (25/4/2025). (Foto: ID Humanity)

Dalam acara puncak yang berlangsung Sabtu (26/4/2025), DMC Dompet Dhuafa membuka stan pameran edukatif yang memamerkan beragam alat penyelamatan seperti water rescue, vertical rescue, dan peralatan pendukung lainnya.

Stan ini memberikan pengalaman interaktif bagi pengunjung untuk lebih mengenal alat serta teknik dalam penanganan situasi darurat.

Pada hari berikutnya, Minggu (27/4/2025), DMC Dompet Dhuafa menyelenggarakan Sarasehan bersama para pegiat dan lembaga kebencanaan serta kemanusiaan nasional, termasuk BNPB dan organisasi kemanusiaan lainnya.

Dengan mengusung tema “Refleksi Peran Lembaga Kemanusiaan dalam Penanggulangan Bencana Gempa”, diskusi ini menjadi ajang kolaboratif untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam membangun sistem tanggap darurat yang lebih kuat dan inklusif.

Keterlibatan DMC Dompet Dhuafa dalam HKB 2025 di Pulau Lombok menjadi bukti nyata peran lembaga dalam menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here