Suami Tiada, Rani Berjuang Keras untuk 4 Anaknya

Bantuan pembaca KBK melalui Kitabisa.com untuk Egi sudah disalurkan. Foto: LPM

RANGKAS BITUNG – Alangkah terkejutnya, ketika Tim Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa hendak menyampaikan penyaluran dana dari Pembaca KBK yang dihimpun dari KitaBisa.com, Rabu (8/3/2017). Bantuan dimaksudkan untuk membantu Egi Kurniawan yang tengah menderita sakit paru-paru akut, ternyata Egi sudah tiada.

“Suami saya sudah dipanggil Yang Maha Kuasa akhir tahun lalu, tepatnya 8 Desember 2016, ” ungkap Rani Qonita (26), Isteri alm Egi, kepada Fitrah dari LPM Dompet Dhuafa yang juga bermaksud menyampaikan bantuan lain untuk Egi dan keluarga.

Kehidupan Alm. Egi sebelum meninggal memang memprihatinkan, dia memiliki 4 anak. Sementara ia tidak bisa mencari nafkah, isterinya juga harus tersandera di rumah karena harus merawat Egi. Seperti yang diceritakan KBK pada waktu lalu.

Kini, menurut laporan Fitrah, meski dalam keterbatasan ekonomi, tak membuat Rani Qonita (26) putus asa untuk gigih mencari nafkah guna membesarkan 4 anak titipan Allah yang harus dijaga dengan segala upaya.

Ia harus berjuang sendirian tanpa suami (Egi Kurniawan) yang sudah mendahului menghadap ilahi Robbi karena penyakit paru-paru yang kian tak kunjung sembuh.

Kini Rani berusaha menyambung hidup dengan memulai usaha berjualan nasi uduk dan kopi bersama ibunya di pagi hari sekitar pelataran Ruko Pasar Rangkasbitung Lebak Banten setelah diberikan bantuan modal usaha dan perlengkapan dari LPM Dompet Dhuafa, Rutinitas ini ia lakukan selama sebulan dari mulai adzan shubuh dikumandangkan sampai masuk waktu Dhuha menyongsong ia tekuni usaha barunya.

Namun untung dan harapan usahanya berjalan lancar guna menopang ekonomi keluarganya tak menjanjikan, bahkan terkadang ia merugi karena perilaku para pembeli yang senang berhutang dan menghilang saat ditagih.

Kondisi ini tak membuatnya putus asa dari Rahmat sang maha kuasa, Ia putuskan untuk berhenti berdagang nasi dan ia beralih berjualan buras (lontong isi) dengan modal yang sisa, berbekal 2 keranjang plastik ia telusuri kampung-kampung.

“Alhamdulilah pak,saat ini saya sudah punya usaha yang lebih menjanjikan buat keluarga, setiap hari berjualan 2 kali,pagi dan siang dengan membawa 600 biji ,ya alhamdulilah saya dapat 600.000 kalau terjual semua, ujar Teh Rani sambil tersenyum.

Saat ini ia tinggal bersama ibunya di Kp.Kebon Kopi RT.001/003 Muara Ciujung Timur, Rangkasbitung Lebak. Kepada Rani, Fitrah menyampaikan bantuan pembaca KBK yang dihimpun melalui KitaBisa.com sebesar Rp1.425.358 dan ditambah bantuan untuk usaha Rani sebesar Rp2.500.000 dari LPM Dompet Dhuafa.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada para donatur KBK dan dompet dhuafa masih memperhatikan saya dan anak anak saya, semoga amal kebaikannya diterima oleh Allah,” pungkas Rani.

Advertisement