Sudah Lima Hari, 6 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Jepang Belum Ditemukan

Kecelakaan kapal di perairan pulau Senkaku, Jepang, enam WNI masih hilang. (Foto: Ist)

JAKARTA – Hingga saat ini, enam Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi Anak Buah Kapal (ABK) penangkap ikan Xin Chang Fa No. 88 yang terbalik di perairan Jepang belum ditemukan.

Operasi SAR masih dilakukan oleh penjaga pantai Jepang dan Taiwan. Mereka berasal dari beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Per hari ini, operasi SAR masih dilakukan oleh penjaga pantai Jepang dan Taiwan, tetapi keenam ABK (anak buah kapal) WNI belum ditemukan,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha dalam pengarahan media di Jakarta, Jumat (19/3/2023).

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah menginformasikan kepada keluarga para ABK mengenai operasi SAR yang berlangsung. Dan, berupaya memastikan hak-hak para ABK WNI dipenuhi oleh perusahaan pemilik kapal melalui KDEI Taipei.

Seperti diketahui, kapal yang diawaki enam WNI dan satu warga Taiwan tersebut terbalik di perairan dekat Kepulauan Sinkaku, Okinawa, Jepang, Minggu (5/3/2023) pukul 13.30 waktu setempat (15.30 WIB).

Sejak insiden terjadi, satu jenazah telah ditemukan, yang diidentifikasi sebagai kapten kapal berkewarganegaraan Taiwan. Jenazah yang ditemukan di dalam kapal itu diidentifikasi berdasarkan data sidik jari, kata Judha.

Berdasarkan laporan Pasukan Bela Diri Maritim Jepang kepada penjaga pantai setempat, lokasi kejadian berjarak sekitar 150 km arah utara Pulau Ishigaki di Prefektur Okinawa dan sekitar 40 km sebelah timur Pulau Kuba di Kepulauan Senkaku.

Sumber: Antara

Advertisement