Tanggul Sungai Bremi Rusak 35 Meter, Ratusan Rumah di Pekalongan Terendam

JAKARTA, KBKNEWS.id – Tanggul Sungai Bremi di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, jebol pada Rabu (7/1) pagi dan memicu banjir bandang di dua wilayah permukiman, yakni Kelurahan Pabean dan Padukuhan Kraton.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan membenarkan sedikitnya 335 kepala keluarga terdampak, dengan puluhan warga harus mengungsi ke lokasi aman.

Arus air datang secara mendadak dengan ketinggian berkisar 60 sentimeter hingga satu meter di sejumlah titik. Insiden terjadi tanpa didahului hujan di sekitar lokasi, sehingga banjir dipastikan murni disebabkan kegagalan struktur tanggul menahan debit sungai.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan warga setempat langsung melakukan penanganan darurat. Jebolan tanggul sepanjang sekitar 35 meter ditutup menggunakan karung pasir atau sandbag untuk mengurangi laju air ke permukiman.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan Budi Suheryanto menjelaskan, tanggul yang rusak mencapai kurang lebih 35 meter dan dampaknya kali ini langsung mengenai rumah warga, berbeda dengan kejadian sebelumnya yang lebih terbatas.

“Karena dampaknya langsung ke warga, penanganan harus lebih cepat. Kami targetkan perbaikan darurat bisa rampung maksimal dalam tiga hari,” ujar Budi, Rabu (7/1).

BPBD juga telah mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Para pengungsi ditempatkan di SD Pabean dan kantor kelurahan setempat sambil menunggu kondisi benar-benar aman dan tanggul selesai diperbaiki.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here