spot_img

Terungkapnya Misteri Gadis Gagu di Perbatasan India-Pakistan

LAHORE – Misteri seorang gadis yang ditemukan di sisi Pakistan dari perbatasan Pakistan-India di dekat Kota Timur Lahore lebih dari satu dekade lalu, mungkin segera terselesaikan.

Gadis, yang waktu ditemukan berumur 11 tahun tidak bisa berbicara dan mengalami gangguan pendengaran.

Dia tidak bisa memberikan nama, alamat atau dokumentasi kepada penjaga perbatasan Pakistan yang menemukannya. Dia dianggap dari India, tapi tidak jelas bagaimana dia akhirnya dapat melintasi perbatasan Pakistan.

Tapi sekarang, ada harapan baru setelah India mengakui keberaraan gadis itu. Ia bernama Geeta, dan dia adalah warga India.

“Kami akan membawa Geeta kembali ke India. Hal ini memerlukan beberapa administrasi dan formalitas yang harus diselesaikan,” kata Menteri Luar Negeri India, Sushma Swaraj di tweet pada hari Selasa (4/8/2015) lalu.

Pernyataan itu disampaikan beberapa jam setelah Komisaris Tinggi TCA India, Raghavan bertemu Geeta di tempat penampungan yang dikelola oleh Yayasan Edhi di Karachi.

“Komisaris Tinggi kami percaya bahwa Geeta adalah warga India,” kata Ms Swaraj seperti dikutip KBK dari BBC.

Ketika penjaga perbatasan Pakistan menemukan Geeta, mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan dengannya.

Jadi, mereka membawanya ke panti asuhan Edhi di Lahore untuk melihat apakah mereka bisa membantunya untuk dikembalikan ke pihak keluarganya.

“Hal itu dilakukan atas dasar kemanusiaan. Jika diserahkan ke polisi, dia akan mendekam di beberapa penjara Pakistan selama sisa hidupnya,” kata Faisal Edhi, putra Abdul Sattar Edhi, Pakistan paling terkenal sebagai pekerja sosial. “Jadi, ibu saya membawanya ke panti.”

Bilquis Edhi, istri Abdul Sattar Edhi, membawa gadis itu ke Rumah Perlindungan Edhi di Karachi. Ketika ia diketahui seorang gadis Hindu, dia diberi nama Geeta.

Sebuah ruang doa kecil didirikan untuknya, jadi dia bisa mengamalkan agamanya dalam rumah. Di situlah Geeta telah menghabiskan lebih dari satu dekade.

Sementara itu, ia berusaha menyesuaikan diri dengan baik dengan lingkungan keluarga angkatnya, namun dia selalu rindu untuk kembali pulang ke keluarganya dan desanya.

Ada yang mengatakan, Geeta pernah menulis dalam sebuah buku diari, kalau ia berasal dari daerah suku terpencil Jharkand Selatan  di India

Geeta, sekarang berumur sekitar 22 tahun, ia juga belum lancar berbahasa isyarat, tetapi ia tetap mencoba berkomunikasi melalui kombinasi gerakan tangan dan ekspresi wajah. Dia menulis buku harian dalam naskah yang tidak dipahami di Pakistan.

“Pada peta India, dia bersemangat menunjuk ke negara bagian Jharkhand,” kata Faisal Edhi. Dia sudah diberitahu bahwa script  yang ditulis Geeta merupakan bahasa suku terpencil di Selatan Jharkand. Pihak Edhi sudah menyerahkan sampel tulisan Geeta  ke pemerintah India.

Kasus Geeta ini pertama kali dilaporkan di surat kabar Pakistan beberapa tahun yang lalu. Saat itu banyak media India yang meliput. Menurut Faisal Edhi, bahkan ada kunjungan diplomat India, yang berjanji untuk mencari keluarga dan desanya. Tapi sesudah itu tidak ada lagi khabar dari pemerintah India, sampai salah seorang komisaris India kembali datang pekan ini.

Baru-baru ini, kasus Geeta mencuat setelah salahsatu Film Bollywood berjudul “Bajrangi Bhaijaan” yang menyedot banyak penonton menceritakan tentang seorang gadis Pakistan kecil yang piatu terdampar di India dan kemudian dibantu oleh Bajrangi Bhaijaan, karakter yang dimainkan oleh aktor Salman Khan, untuk membawanya pulang ke keluarganya.

Faisal Edhi mencurigai bahwa film Bollywood itu, terinspirasi oleh cerita Geeta ini. Dia menyesalkan: “Mereka yang mendapatkan miliaran Rupe dari film ini, tapi mengabaikan nasib gadis ini.”

Meskipun demikian, secara tidak langsung atau bahkan tidak sengaja, film ini tampaknya telah membantu kasus Geeta ini terungkap.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles