
GARUT (KBK), Tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) LKC Dompet Dhuafa (LKC DD) bersama Laznas Chevron melakukan aksi layan sehat (ALS) dengan pola gerilya di lokasi bencana banjir bandang Garut.
Hal itu disampaikan Salim Juniantoro, Penanggungjawab RDK LKC DD kepada KBK, Jumat (23/9/2016).
“Gerilya maksudnya tim bergerak mencari titik titik pengungsi yang tak terjangkau oleh layanan kesehatan yang sudah ada,” jelas Salim.
Untuk ALS, Jumat pagi ini, Tim RDK menuju kampung Sanding Lebak, Desa Muarasanding, Kecamatan Garut Kota. Tim medis langsung dipimpin dr. Ridlo, Direktur LKC Dompet Dhuafa.
Pemeriksaan kesehatan, lanjut Salim, dilaksanakan di Pos Kamling RW 01, yang sekaligus dijadikan posko bencana oleh Ketua RW 01 Ajat Jatmika.
Dikatakan Salim, aksi ini dimulai Pukul 8.05 Wib hingga Pukul 10.00 Wib dan melayani 48 pasien.  Tim RDK LKC dipandu oleh Sasa Sutarsa, Relawan dari Pelajar Islam Indonesia (PII) Pengurus Daerah Garut.
Ketua RW Ajat (37 tahun) mengutarakan, bahwa yang terdampak di kampungnya ini sebanyak 38 KK (170 jiwa), 24 rumah rusak berat, 38 rumah rusak ringan, 1 musolah rusak ringan, 1 mck rusak sedang.
“Terima kasih Dompet Dhuafa telah mengobati warga sini,” ujar Nina Diana (61 tahun) yang pernah menjabat ketua RW 01 Desa Muarasanding selama 32 tahun.



