WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump telah mengklaim bahwa serangan di Idlib yang akan menjadi tanggung jawab Teheran dan Moskow atas tragedi kemanusiaan.
“Rusia dan Iran akan membuat kesalahan kemanusiaan besar untuk mengambil bagian dalam potensi tragedi kemanusiaan ini. Ratusan ribu orang bisa terbunuh. Jangan biarkan itu terjadi! ” kicau Trump dalam akun twitter resminya, Senin (3/9/2018).
Kicauannya diungkapkan setelah Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengunjungi Damaskus untuk bertemu dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan pejabat tinggi lainnya dari negara yang dilanda perang itu.
Setibanya di ibukota Suriah, Zarif menegaskan bahwa “Teroris yang beroperasi di bagian-bagian yang tersisa dari Idlib harus dibersihkan, dan wilayah tersebut dikembalikan kepada rakyat Suriah,”
Pekan lalu, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami mengunjungi Damaskus, di mana dia menandatangani “perjanjian pertahanan dan teknis.”
Sementara laporan Rusia mengatakan tentara Suriah memiliki hak untuk mengusir militan keluar dari Idlib.
Turki mengatakan bekerja dengan Iran, Rusia untuk menghindari ‘bencana’ Idlib
Tentara Suriah, sementara itu bersiap-siap untuk serangan besar untuk merebut kembali kubu teroris terakhir, tetapi harus menghadapi ancaman dilancarkan oleh AS dan sekutu-sekutunya.
Suriah telah dikuasai oleh militan yang didukung asing sejak Maret 2011. Pemerintah Suriah mengatakan rezim Israel dan sekutu Barat dan regionalnya membantu kelompok teroris Takfiri mendatangkan malapetaka di negara itu.





