WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengungkapkan keinginannya untuk mengambil alih Greenland, wilayah otonomi Denmark.
Dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Ruang Oval, Gedung Putih, Kamis (13/3/2025), Trump menyatakan keyakinannya bahwa AS akan berhasil menguasai pulau terbesar di dunia tersebut.
Menurut laporan beberapa media AS, termasuk The Hill, Trump bahkan menyarankan agar kepala NATO dapat berperan dalam memfasilitasi proses pengambilalihan tersebut.
“Saya rasa itu akan terjadi,” kata Trump kepada para wartawan di Ruang Oval saat pertemuan tersebut, papar laporan The Hill.
Namun, Mark Rutte menegaskan bahwa pembahasan terkait pengambilalihan Greenland berada di luar kewenangannya dan ia tidak ingin NATO terlibat dalam persoalan tersebut.
Sejak awal tahun ini, Trump telah beberapa kali menyatakan keinginannya untuk mencaplok Greenland, bahkan menyiratkan kemungkinan penggunaan kekuatan untuk merealisasikan rencananya.
Greenland, yang memiliki populasi sekitar 60.000 jiwa, sebelumnya merupakan koloni Denmark hingga 1953. Pada tahun itu, wilayah tersebut menjadi bagian integral Denmark dan penduduknya memperoleh kewarganegaraan Denmark.
Kemudian, pada 1979, Greenland mendapatkan pemerintahan mandiri dengan otonomi yang lebih besar, meskipun kebijakan luar negeri dan pertahanan masih berada di bawah kendali Denmark.




