Walhi dan DMC Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Pulau Pari

0
103
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) bersama Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menanam 1.000 bibit mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (8/7/2024). (Foto: DMC DD)

JAKARTA – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) bersama Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menandatangani kerja sama untuk perlindungan, pemulihan, dan pelestarian pesisir serta pulau kecil di seluruh wilayah Indonesia. Penandatanganan dilakukan pada Senin (8/7/2024)0, di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Program ini dimulai di Pulau Pari dengan menanam 1.000 bibit mangrove, dan akan dilanjutkan ke pesisir utara Pulau Jawa serta provinsi lainnya di Indonesia.

Kerja sama ini bertujuan menginisiasi gerakan kolaborasi untuk mendukung kampanye advokasi lingkungan hidup dengan isu utama perlindungan dan pemulihan lingkungan hidup, mitigasi dan adaptasi krisis iklim, serta konservasi alam.

Deputi Direktur 1 Program Sosial Budaya Dompet Dhuafa, Juperta Panji Utama, mengungkapkan bahwa abrasi di pantai Pulau Pari sudah sangat tinggi dan menekankan pentingnya kerja sama ini untuk mengendalikan abrasi pesisir.

Dompet Dhuafa berharap dapat bekerja sama dengan lebih banyak pihak, terutama masyarakat yang terdampak kerusakan lingkungan dan krisis iklim.

“Semua pihak harus terlibat, semua pihak harus menyatu dan melihat bahwa ini adalah musuh bersama kita,” katanya.

Direktur Eksekutif Walhi Nasional Zenzi Suhadi menyatakan bahwa kerja sama ini adalah persatuan dua gerakan yang memobilisasi nilai dan moral kemanusiaan serta perlindungan hak manusia dan lingkungan.

“Ketika kita berhasil menerjemahkan apa yang kita tandatangani hari ini bukan hanya pertemuan dua coretan tangan pemimpin organisasi,” katanya.

Ketua Kelompok Perempuan Pulau Pari, Asmania, menggarisbawahi perjuangan masyarakat Pulau Pari dalam menghadapi krisis iklim dan dampaknya terhadap lingkungan mereka.

“Ada kesedihan ketika melihat situasi yang terjadi di sini. Mungkin saat ini masih tetap ada, tetapi kami tidak tahu bagaimana nasibnya 10 atau 15 tahun lagi ini ke depan,” katanya.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang terus mengalir dari banyak pihak, termasuk Walhi dan DMC Dompet Dhuafa.

“Terima kasih kepada kawan-kawan yang sudah berkontribusi untuk hari ini penanam mangrove. Terima kasih sudah memercayakan kepada kami warga Pulau Pari,” ucapnya.

 

Advertisement div class="td-visible-desktop">

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here