Wanda Hamidah Desak Pemerintah Kawal Misi Global Sumud Flotilla

JAKARTA, KBKNEWS.id –  Ratusan aktivis Misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) dari 44 negara, termasuk Indonesia, diculik dan 22 kapal dibajak Angkatan Laut Israel (IDF).

Misi ini membawa bantuan vital seperti susu formula, makanan, alat penyaring air, dan mesin oksigen. Wanda Hamidah menegaskan bahwa tindakan Israel tersebut merupakan tindakan ilegal karena kapal GSF yang membawa bantuan kemanusiaan dihentikan di perairan internasional dan bahkan di perairan Palestina.

“Ini adalah tindakan ilegal karena perairan tersebut bukan milik Zionis Israel,” tegas Wanda Hamidah, politisi, aktris, dan aktivis asal Indonesia yang tergabung dalam konvoi tersebut sebelumnya.

Wanda menghimbau masyarakat dunia dan Indonesia untuk mengecam Israel dan mendesak Pemerintah Indonesia mengawal misi GSF dari daratan, lautan, dan udara.

“Saya, Wanda Hamidah, ingin menghimbau kepada 8 juta miliar rakyat dunia dan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mengecam pemerintahan, mengecam Zionis Israel, dan menghimbau rakyat Indonesia untuk melakukan penekanan terhadap Pemerintah Indonesia untuk mengawal misi Global Sumud Flotilla dari daratan, dari lautan, dan juga dari udara,” tegasnya.

Sementara itu, Dompet Dhuafa sebelumnya sudah menyuarakan kecaman keras atas tindakan Israel yang menghambat upaya kemanusiaan.

“Kami, Dompet Dhuafa menyayangkan terjadinya tindakan penghadangan, perampasan kapal, dan penangkapan para aktivis Global Sumud Flotilla, serta mengecam tindakan yang dilakukan oleh Israel tersebut,” ujar Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa.

Aktivis GSF dari Indonesia, M. Husein Gaza, mengonfirmasi bahwa mereka yang berada di Kapal Summertime-Jong dan Kapal Shireen dalam keadaan baik dan berusaha menuju lokasi yang lebih aman untuk menyelamatkan dokumen dan bukti kejahatan Israel. Di sisi lain, satu kapal GSF bernama Mikeno dilaporkan berhasil menembus blokade dan memasuki perairan teritorial Gaza, memberikan secercah harapan di tengah situasi yang memprihatinkan.

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here