Warga Sumsel Diimbau Waspada Banjir

Ilustrasi/ thetanjungpuratimes

PALEMBANG – Masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) yang berada di daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor diminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Sumatera Selatan agar waspada bencana.

Menurut BMKG beberapa daerah di provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota yang rawan terjadi banjir dan tanah longsor antara lain Kota Palembang, Kabupaten Musirawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Kabupaten Muaraenim.

“Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah kabupaten dan kota di provinsi ini dalam beberapa bulan terakhir diperkirakan masih berpotensi terjadi hingga Februari 2017, karena pada bulan tersebut intensitas curah hujan diprakirakan masih cukup tinggi,” kata Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumsel Indra Purna, Sabtu (10/12/2016), dilansir Antara.

Sedangkan daerah yang tergolong rawan longsor seperti Kota Pagaralam, Kabupaten Lahat, Empat Lawang, Muaraenim, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Masyarakat yang berada di daerah rawan banjir dan tanah longsor tersebut perlu meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana tersebut, sehingga dapat dihindari timbul korban jiwa dan harta benda dalam jumlah besar.

Imbauan serupa juga diungkapkan Plt Kepala Dinas Sosial Sumsel Belman Karmuda kepada masyarakat di provinsi yang berpenduduk sekitar 8,6 juta jiwa itu. Masyarakat Sumsel terutama yang tinggal di kawasan rawan terjadi bencana banjir dan tanah longsor diimbau untuk mewaspadai bencana tersebut, sehingga bisa dihindari atau paling tidak dapat diminimalkan timbul korban jiwa dan kerugian harta benda.

Advertisement