YOGYAKARTA – Program pemberdayaan masyarakat Warung Beres yang dijalankan Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta (DD Jogja) terbukti telah membuahkan hasil dan dampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat miskin yang mengikuti program ini.
Melalui Program Warung Beres, Dompet Dhuafa berupaya mengoneksikan para penerima manfaat dengan institusi pendidikan yang berkompetensi dalam menciptakan makanan sehat, bersih, dan sanitasi lingkungan yang baik.
Selain itu, Dompet Dhuafa juga berupaya membuka akses terhadap pemerintah yang memiliki kompetensi untuk melegalkan usaha mereka. Selanjutnya akses terakhir adalah dengan sumber daya keuangan. Para pedagang dikenalkan oleh mitra Dompet Dhuafa, yakni Baitul Maal wa Tamwil (BMT).
Keberhasilan program ini ditunjukkan dalam lima indikator, di antaranya terbangun sikap dan perilaku bisnis angkringan yang berorientasi pada kebersihan, kualitas makanan yang enak, serta sehat. Kemudian peningkatan peralatan usah, tergabung dalam paguyuban pedagang angkringan, mendapat kemudahan dalam meminjam modal usaha dan meningkatnya pendapatan.
Dapat disimpulkan bahwa pengelolaan zakat produktif yang diiringi dengan pemberdayaan dapat menjadi salah satu solusi bagi negara ini untuk mengurangi kesenjangan sosial dan kemiskinan.





