JAKARTA – Semua orang berisiko mengalami masalah asam lambung. Tetapi, tahukah Anda bahwa semakin banyak generasi muda yang mengalami GERD? Menurut laporan dari Hatford Healthcare, sekitar 25% remaja dan orang muda di seluruh dunia mengalami asam lambung
Penyebab utama serangan asam lambung pada generasi muda adalah obesitas atau kelebihan berat badan. Selain itu, remaja dan usia muda juga cenderung mengonsumsi makanan cepat saji yang memiliki kandungan lemak tinggi dan memicu naiknya asam lambung, sehingga mengakibatkan nyeri di perut.
Dr. Tirta Mandira Hudhi, seorang dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dan penggiat media sosial, mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap gejala GERD, yang bisa menyerang berbagai kalangan, termasuk generasi muda.
Tirta menjelaskan bahwa beberapa gejala GERD yang perlu diwaspadai antara lain gigi berwarna kuning, air liur berwarna hijau, nyeri dada, dan sensasi panas di kerongkongan. Gaya hidup bebas dan stres yang berkepanjangan dapat memengaruhi terjadinya GERD pada generasi muda.
Untuk mengatasi masalah ini, Tirta menyarankan menerapkan pola hidup sehat dan memperhatikan pola makan yang teratur, seperti menjaga kebiasaan makan, jam makan, dan pola makan yang baik.
“GERD dapat diatasi dengan menerapkan pola hidup sehat dan memerhatikan pola makan yang teratur seperti jaga kebiasaan makan, jam makan, dan pola makan,” katanya dilansir dari Antara, Rabu (26/7/2023).
Selain itu, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi GERD, seperti mengunyah permen karet untuk mengurangi tingkat keasaman di mulut, mengonsumsi air rebusan jahe untuk meredakan gejala GERD, serta mengonsumsi susu untuk meredakan rasa mual di perut.
Namun, bagi orang dengan intoleransi terhadap protein susu, disarankan untuk berhati-hati. Penting juga bagi masyarakat untuk mengatur pola makan dengan makan dalam porsi kecil secara perlahan.
Hindari makanan pedas, berlemak, tomat, bawang-bawangan, dan cokelat, karena makanan-makanan tersebut dapat memicu peningkatan produksi asam lambung. Selain itu, menjaga berat badan ideal melalui olahraga teratur dan pola makan sehat juga sangat penting.
Menghindari rokok juga merupakan hal yang penting karena rokok dapat menjadi penyebab gejala GERD. Nikotin dalam rokok dapat membuat otot esofagus bagian bawah menjadi kendur, meningkatkan risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan.
“Agar mengurangi risiko GERD, disarankan untuk tidak tidur setelah makan dan menjadikan kepala lebih tinggi dari kaki saat tidur dengan menggunakan bantal atau alas tidur yang lebih tinggi,” tuturnya.





