JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menggelar simposium mini bertajuk “Ngobrol Bumi: Suara dan Aksi untuk Masa Depan Keadilan Ekologis” di Cisarua, Bogor.
Kegiatan yang berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026 ini menjadi puncak rangkaian program DMC Hajatan Lingkungan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Simposium tersebut digelar sebagai respons terhadap triple planetary crisis, yakni krisis iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta polusi dan sampah yang semakin nyata dampaknya.
Berbagai fenomena seperti gelombang panas, banjir bandang, kekeringan, hingga kenaikan permukaan laut dinilai menjadi ancaman serius yang membutuhkan aksi bersama.
Direktur Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji, mengatakan forum ini bertujuan mengajak pegiat lingkungan dan kemanusiaan untuk merumuskan langkah nyata dalam menghadapi krisis ekologis.
Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai sesi seperti mind catalyst, roundtable discussion, hingga presentasi inovasi terintegrasi.
Pembahasan difokuskan pada lima klaster utama, yaitu daerah aliran sungai (DAS), hutan dan lahan, pesisir laut, energi dan industri, serta keanekaragaman hayati.
Salah satu pemateri, Faiha Azka Azzahira, menilai forum yang digagas Dompet Dhuafa berlangsung komprehensif karena membahas hubungan antara pengelolaan hutan dan lahan dengan upaya mitigasi bencana.
Sementara itu, peserta Ahmad Baihaqi mengaku memperoleh perspektif baru dalam mengidentifikasi persoalan lingkungan beserta solusi yang dapat diterapkan.
Selain menjadi ruang diskusi, simposium ini juga membuka peluang kolaborasi antarkomunitas dan pegiat lingkungan.
Peserta Hasna Nadia Hikari berharap hasil diskusi dapat disebarluaskan kepada masyarakat agar semakin banyak orang menerapkan gaya hidup berkelanjutan.
Sebelum simposium digelar, DMC Dompet Dhuafa juga telah menjalankan berbagai aksi lingkungan, seperti peluncuran Taman Konservasi Arboretum Mangrove di Subang, pemutaran film edukasi Menolak Punah, serta workshop pengolahan sampah.
Melalui rangkaian program tersebut, Dompet Dhuafa terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian bumi sebagai bagian dari misi kemanusiaan.





