MEDAN – Awan panas setinggi 2.000 meter diluncurkan Gunung Sinabung, Tanah Karo, Sumatera Utara meluncurkan awan panas 2000 meter ke arah timur tenggara, Selasa (17/1/2016) pagi.
Keterangan dari Deri, Petugas Pos Pemantau Gunung Sinabung, ada peningkatan aktivitas Gunung Sinabung. Namun, tidak ada kaitannya dengan gempa 5,6 SR yang berpusat di Sibolangit, Deliserdang Sumut.
“Pagi ini dua kali erupsi. Erupsi pertama, pukul 06.27 WIB dan kedua pukul 08.31 WIB. Untuk erupsi kedua meluncurkan awan panas 2000 meter ke arah tenggara timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, erupsi pertama tinggi kolom mencapai 3000 meter dan erupsi pada pukul 08.31 WIB tinggi kolom berkisar 2100 meter.
Jika awan panas mengarah ke tenggara timur berarti menuju Desa Simacem.
“Erupsi ini tidak ada hubungannya dengan gempa tektonik. Jadi tidak ada pengaruh gempa dengan erupsi ini. Hanya saja, gempa mengakibatkan kuna larva tak stabil sehingga awan panas meluncur,” pungkasnya, seperti dilansir Tribun Medan.





