SEMARANG – Dekan Fakultas Teknik Unika Soegijapranata Semarang Djoko Suwarno mengatakan cukup hujan selama 2-3 jam dengan intensitas tinggi dipastikan Kota Semarang akan kebanjiaran.
“Banjir itu tak akan bisa dihindari karena selokan di dalam kota sudah dipenuhi sedimentasi,” katanya, Kamis (11/12/2015).
.
Untuk menghindari banjir, katanya, tidak lain harus dilakukan pembersihan selokan, minimal daya tampung air akan bertambah.
Senada dengan Djoko, pakar lingkungan hidup Universitas Diponegoro Sudharto P Hadi juga berpendapat bahwa penyumbatan di selokan diakibatkan tertutup material, sejumlah proyek pembangunan kota.
Seperti dikutip dari Liputan6.com, Sudharto menyatakan pengerukan saluran air diperlukan untuk mencegah air meluber ke pemukiman.





