SITARO – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menurunkan jarak rekomendasi awas Gunung Ruang dari tujuh kilometer kini menjadi lima kilometer.
Penurunan jarak rekomendasi tersebut seiring dengan menurunnya juga aktivitas vulkanik pada gunung api bertipe strato di Sitaro Sulawesi Utara.
Namun Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Ruang masih tinggi dan ditetapkan pada level IV atau awas.
Dia menjelaskan, terdapat tiga indikator yang melatarbelakangi Badan Geologi menurunkan jarak rekomendasi, yakni kegempaan sudah relatif menurun; visual asap tebal di area puncak saja namun tremor masih terekam, sehingga potensi berkurang radiusnya; dan secara kegempaan belum tercatat adanya suplai yang signifikan, sehingga berkurang potensi bahayanya.




