spot_img

Departemen Keuangan AS Blokir Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Iran

WASHINGTON – Departemen Keuangan AS telah memblokir sumbangan online yang dilakukan oleh ekspatriat Iran untuk membantu korban gempa  yang menyebabkan kerusakan parah dan hilangnya nyawa di Iran barat.

Tohid Najafi, seorang profesional medis yang berbasis di Detroit, AS, mengatakan kepada penyiar  Al Jazeera di Qatar bahwa Departemen Keuangan memblokir halaman Facebook yang telah dia buat pada  Senin (13/11/2017) untuk mengumpulkan uang bagi keluarga korban dan korban gempa berkekuatan 7.3, yang telah mengguncang Iran barat sehari sebelumnya.

Menurut data resmi terbaru, sekitar 432 orang telah kehilangan nyawa dan sekitar 9.388 lainnya menderita luka dalam gempa tersebut. Sekitar 12.000 rumah juga hancur total dalam insiden tersebut.

Najafi telah merencanakan untuk mengumpulkan $ 110.000 selama bulan depan, dengan harapan bahwa di hari pertama dia akan berhasil mengumpulkan hingga $ 15.000.

Pada pagi hari berikutnya, dia melihat bahwa donor online telah membantu lebih dari $ 80.000.

Pada hari pertama penggalangan dana, Najafi menerima sebuah pesan dari Facebook, memberitahukan kepadanya bahwa dana tersebut tidak bisa dicairkan.

Selain Najafi, jurnalis Iran-Amerika yang berbasis di New York, Tara Kangarlou, memulai kampanye penggalangan dana pribadi terpisah untuk membantu para korban gempa.

Dalam 30 menit pertama, dia berhasil menggalang dana sebesar $ 2.000 di situs penggalangan dana YouCaring.

Namun, YouCaring membatalkan halaman Kangarlou, mengatakan dalam pesan bahwa penggalangan dana telah dihapus “karena negara yang Anda berikan merupakan bagian dari wilayah yang diembargo.”

“Departemen Keuangan Amerika Serikat tidak mengizinkan platform kami untuk mencairkan dana secara langsung ke, atau dialihkan oleh proxy ke negara bagian atau orang yang saat ini berada di wilayah yang diembargo,” ungkap surat pemberitahuan tersebut, sebagaimana dikutip Press TV.

spot_img

Related Articles

spot_img

Latest Articles