PARUNG (KBK) Â – Menyikapi ekskalasi yang makin memanas di Suriah khususnya di kota Aleppo Dompet Dhuafa menyatakan sikap. Arif Rahmadiharyono Manajer Pengembangan Sosial menegaskan bahwa Dompet Dhuafa menyayangkan dan mengutuk keras segala tindakan pembunuhan dan kekejian yang terjadi di Alepo.
“Dengan alasan apa pun hal itu tidak dapat dibenarkan karena bertentangan dengan prinsip-prinsip islam dan kemanusiaan HAM yang universal,” tegas Arif dalam acara Zona Madina Festival 2016 Dompet Dhuafa di Parung, Â Bogor, Â Jumat (17/12).
Dompet Dhuafa menekankan supaya setiap kelompok yang tengah berkonflik di Alepo, Suriah untuk melakukan gencatan senjata dan meminta pemerintah Suriah untuk bekerjasama dengan komunitas Internasional guna mengevakuasi warga Alepo dan menyakurkan bantuan kemanusiaan baik berupa makanan, kesehatan maupun shelter untuk pengungsi.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Alepo dalam waktu dekat Dompet Dhuafa juga akan mengirimkan satu dari dua unit Ambulance ke Alepo.
“Kami sudah siapkan sejak lama, Â tinggal menunggu perijinan saja supaya bisa masuk ke Damaskus atas rekomendasi KBRI di Suriah,” tambah Arif.
Ambulance tersebut nantinya akan difungsikan untuk membantu kegiatan kemanusiaan dalam hal kesehatan untuk menolong korban perang. Menurut informasi yang diperoleh Dompet Dhuafa jumlah dokter, perawat dan tenaga farmasi di Suriah sudah berkecukupan, hanya saja jumlah ambulancenya defisit karena rusak, ketiadaan suku cadang dan berusia tua.
“Dalam waktu satu sampai dua pekan kedepan mudah-mudahan ambulance sudah bisa berangkat,” ujar Arif.





