“Dua orang tua telah meninggal karena virus korona di kota Qom, selatan Teheran,” ungkap Alireza Vahabzadeh, seorang penasihat menteri kesehatan Iran, mengatakan kepada Al Jazeera.
“Kedua korban menderita infeksi paru-paru akut karena infeksi mereka dengan coronavirus,” tambahnya.
Sebelumnya pada hari itu, Kianoush Jahanpour, juru bicara kementerian kesehatan Iran, mengatakan kedua orang itu dinyatakan positif mengidap virus tersebut dalam hasil sementara dan meninggal karena kekurangan kekebalan dan usia tua.
Tidak ada informasi langsung tentang jenis kelamin dan usia pasti para korban.
COVID-19, sebagaimana virus ini diketahui secara resmi, pertama kali terdeteksi di pusat kota Wuhan di Cina pada akhir Desember. Sejak itu telah menewaskan lebih dari 2.000 orang di daratan Cina dan menginfeksi lebih dari 75.000 secara global.
Bulan lalu, Uni Emirat Arab adalah negara pertama di Timur Tengah yang melaporkan kasus virus corona baru.





