IPO WBSA 2026: BSA Logistics Lepas 1,8 Miliar Saham, Cek Harga Perdananya!

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA resmi melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Ist)

Jakarta, KBKNews.id – Industri logistik tanah air kembali kedatangan pemain baru di pasar modal. PT BSA Logistics Indonesia Tbk, yang akan menggunakan kode saham WBSA, resmi memulai langkah strategis untuk melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perusahaan penyedia solusi logistik terintegrasi ini berencana melepas sebanyak 1,8 miliar lembar saham ke publik. Jumlah tersebut setara dengan 20,75 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perusahaan.

Target Dana dan Strategi Ekspansi Anorganik

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Kamis (2/4/2026), WBSA mematok harga penawaran pada rentang Rp150 hingga Rp170 per saham. Dengan skema harga tersebut, perusahaan menargetkan perolehan dana segar dari pasar modal mencapai Rp306 miliar.

Dana hasil IPO ini tidak hanya akan digunakan untuk memperkuat modal kerja, tetapi juga dialokasikan secara khusus untuk agenda ekspansi anorganik. Salah satu fokus utamanya adalah akuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL).

“Langkah akuisisi ini bertujuan untuk memperkuat lini bisnis di sektor angkutan laut. Kami berharap strategi ini mampu meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan serta mengokohkan posisi WBSA sebagai pemimpin di industri logistik nasional,” tulis manajemen perusahaan dalam perencanaannya.

Profil Bisnis: dari Transportasi Darat hingga Terminal Logistik

Sebagai pemain lama di sektor logistik, WBSA memiliki portofolio layanan end-to-end yang mencakup transportasi darat, freight forwarding, pergudangan, hingga operasional Inland Logistics Terminal (ILT).

Hingga periode September 2025, performa keuangan perusahaan menunjukkan tren positif dengan total aset mencapai Rp1,15 triliun. Pada periode yang sama, WBSA berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp24,39 miliar, sebuah modal kuat sebelum menyapa para investor di lantai bursa.

Karpet Merah bagi Investor Ritel

IPO WBSA kali ini membawa angin segar bagi investor skala kecil. Mengacu pada regulasi terbaru SEOJK No. 25/2025, WBSA masuk dalam kategori emiten Golongan III. Status ini memberikan jaminan penjatahan minimum sebesar 10 lot per SID (Single Investor Identification) bagi investor ritel.

Meski akses terbuka lebar, investor perlu mencermati aturan main dalam sistem pemesanan. Terdapat batas maksimal pemesanan sebesar 10 persen dari total nilai IPO atau setara Rp30,6 miliar per SID. Selain itu, bursa menerapkan sistem “No Funds, No Order”, yang mengharuskan dana tersedia di rekening sebelum pesanan diproses.

Jadwal Penting IPO WBSA

Bagi calon investor yang berminat mengoleksi saham ini, berikut adalah linimasa penting yang perlu dicatat:

  • Masa Penawaran Umum: 1 – 8 April 2026
  • Penjatahan Saham: 8 April 2026
  • Tanggal Pencatatan di BEI (Listing): 10 April 2026

Dengan jaringan infrastruktur yang sudah mapan dan rencana ekspansi ke angkutan laut, melantainya WBSA diharapkan mampu memberikan warna baru bagi sektor transportasi dan logistik di tengah momentum pemulihan ekonomi nasional.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here