Kamp Pengungsi di Lebanon Diserang Israel, Belasan Palestina Tewas

JAKARTA, KBKNEWS.id – Serangan Israel menghantam Kamp Pengungsi Palestina Ain al-Hilweh di wilayah Sidon, Lebanon bagian selatan, Selasa (17/11) dan menewaskan sedikitnya 13 orang.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut beberapa korban lain mengalami luka-luka dan masih dilarikan ke rumah sakit. Warga juga diminta segera mendonorkan darah.

Media resmi Lebanon melaporkan serangan awal dilakukan oleh drone yang menargetkan sebuah mobil dekat Masjid Khalid bin Al-Walid. Tak lama kemudian, tiga misil menghantam area masjid serta Pusat Khalid bin Al-Walid di dalam kamp.

Militer Israel (IDF) mengatakan operasi tersebut menyasar “kompleks pelatihan Hamas” yang digunakan untuk merencanakan dan melancarkan serangan terhadap Israel. “IDF akan terus mengejar Hamas di mana pun mereka beroperasi,” bunyi pernyataan itu, seperti dilansir CNN.

Faksi lokal dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Sidon mengecam serangan tersebut. Ain al-Hilweh sendiri pernah menjadi target serangan Israel pada Oktober 2024 dengan alasan memukul kelompok bersenjata Al-Aqsa Martyrs Brigade. Setelah gencatan senjata Israel–Hezbollah pada November 2024, kamp itu termasuk yang dilucuti senjatanya oleh pemerintah Lebanon.

Menurut UNRWA, Ain al-Hilweh dibangun untuk menampung warga Palestina yang melarikan diri pada 1948, dan kemudian berkembang menjadi rumah bagi pengungsi dari berbagai wilayah Lebanon.

Selama dua tahun terakhir, Israel kerap melancarkan serangan di Lebanon terhadap kelompok Hezbollah dan faksi militan Palestina.

Ketegangan meningkat sejak Hezbollah, yang didukung Iran, meluncurkan serangan ke Israel sebagai bentuk dukungan bagi Hamas setelah serangan 7 Oktober 2023. Pada hari itu, 1.200 orang di Israel tewas dan lebih dari 250 disandera. Respons Israel kemudian memicu perang di Gaza yang, menurut otoritas kesehatan setempat, telah menewaskan lebih dari 69.000 orang, mayoritas perempuan dan anak-anak.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here