Kekeringan di Lombok Tengah Meluas, DMC DD Salurkan Bantuan Air Bersih

Ilustrasi Gunung Kidul di musim kemarau kembali kekeringan, DD Yogya kirimkan bantuan air bersih untuk 4 kecamatan. Foto: DD Yogya

LOMBOK TENGAH – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan air bersih di Dusun Sulin Daye, dan Dusun Sengkoah, Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (19/10/2024).

Mauri Izhar relawan DMC Dompet Dhuafa melaporkan bahwa kekeringan akibat kemarau di wilayah Kabupaten Lombok Tengah semakin meluas. Di Kecamatan Jonggat sendiri ada beberapa desa yang menjadi wilayah terdampak, salah satunya Desa Labulia yang di dalamnya ada empat dusun mengalami kesulitan air bersih: Dusun Sulin Lauk, Sulin Daya, Batu Panji dan Sengkoah.

“Pada Sabtu (19/10) telah tersalurkan 3.500 liter air bersih ke masing-masing dusun, yaitu Dusun Sulin Daye dan Dusun Sengkoah. Dari dua dusun tersebut ada sebanyak 120 KK yang terdampak kekeringan ini,” lapor Mauri Izhar.

Beberapa waktu sebelumnya, tepatnya pada Rabu (16/10/2024) lalu, DMC mendistribusikan air bersih ke Dusun Sulin Lauk dan Dusun Batu Panji di Desa Labulia masing-masing sebanyak 3.500 liter air.

Dilansir dari laman RRI.co.id, kekeringan di Lombok Tengah terjadi akibat kemarau yang melanda wilayah tersebut. Diketahui krisis air bersih ini telah berdampak ke enam kecamatan di antaranya Kecamatan Praya Timur, Pujut, Praya Barat, Praya Barat Daya, Jonggat, dan Praya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Lombok, Ridwan Makruf mengatakan sementara ini status Lombok Tengah telah ditetapkan darurat kekeringan hingga Desember 2024.

“Semoga cuaca bersahabat dan hujan lebih cepat turun, sehingga warga tidak lagi kekurangan air bersih,” katanya, Minggu (20/10/2024).

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here