SEMARANG – Dusun Nglelo, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang menjadi salah satu lokasi program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa tahun ini.
Sebagai umat Muslim di Dusun Nglelo, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Pak Kuswanto (65) amat bersyukur dengan adanya pelaksanaan THK Dompet Dhuafa di desanya yang merupakan wilayah kaki Gunung Merbabu dengan ketinggian sekitar 1.800 MDPL.
“Kami (masyarakat Desa Batur) di sini hidup sangat berdampingan dengan saudara umat Nasrani. Kami saling menghormati, mengasihi dan berbagi,” sebut petani sayur dan tembakau tersebut.
“Ini tentang kebersamaan kami dalam kehidupan sehari-hari. Tentu saudara umat Nasrani di sini juga kita bagikan (daging kurban) ke semua,” ungkap Kuswanto lagi.
Tak jauh dari lokasi penyembelihan hewan kurban terdapat sebuah masjid wakaf, yang menjadi satu-satunya masjid di Desa Batur. Baru dibangun tahun 2019, Masjid Asur berdiri di depan sebuah Gereja. Pemandangan kebun sayur dari atas ke bawah terhampar indah menjadi pemandangan khas pegunungan yang sejuk nan damai di sana.
Tim THK Jawa Tengah kembali memastikan kawanan hewan kurban jenis doka (domba/kambing) sebelum penyembelihan berlangsung. Masyarakat dari puluhan dusun pun mengantrekan mobil pick up-nya sebagai armada pengangkutan hewan kurban sembelihan.
Pada Selasa (18/06/2024), takbir masih khidmat berkumandang, dan Tim THK Jawa Tengah melangsungkan penyembelihan hewan kurban di hari tasyrik pertama itu.
Di samping ladang jagung, 92 ekor hewan kurban yang telah tersembelih dikuliti, dipotong dan dicacah. Agar dapat segera dibagikan kepada masyarakat Desa Batur yang semangat menanti daging kurban tersebut.
“Sebanyak 92 ekor doka kita sembelih di Desa Batur, Getasan ini, untuk dibagikan kepada 920 KK penerima manfaat di 21 kampung Semoga amanah kurban para donatur selalu tersampaikan dan membahagiakan warga teratas di desa ini,” ucap Irfan, Koordinator THK 2024 Jawa Tengah.




