spot_img

Lewat Telepon, Obama dan Erdogan Bahas Penyelidikan Kudeta

AMERIKA SERIKAT – Presiden Amerika Barak Obama dan Presiden Turki Recep Tayip Erdogan terlibat pembicaraan melalui telepon, terkait bantuan dari Amerika Serikat (AS) dalam upaya penyelidikan kudeta.

Seperti diberitakan VOA, Gedung Putih mengatakan, pembicaraan lewat telepon tersebut terjadi pada Selasa (19/7/2016), empat hari setelah ada upaya kudeta di Ankara. Obama menjelaskan bahwa Amerika akan menyediakan bantuan yang tepat untuk penyelidikan ini.

Selain membahas penyelidikan kudeta, keduanya juga membahas permintaan Turki agar ulama Muslim Fethulleh Gulen diekstradisi dari Amerika guna menghadapi tuduhan bahwa dia terkait dengan upaya kudeta.

Namun mengenai hal tersebut, Juru bicara Gedung Putih enggan memberitahukan secara gamblang tentang posisi Amerika tentang kemungkinan ekstradisi Gulen. Menurutnya, keputusan akan dibuat berdasarkan persetujuan sebelumnya antara Ankara dan Washington.

spot_img

Related Articles

spot_img

Latest Articles