Penyaluran Hewan Kurban di Pelosok Sumut, dari Atas Laut hingga Bukit

0
111
Hewan Kurban diangkut menggunakan perahu menuju Desa Jaring Halus/ foto: dompet dhuafa

MEDAN – Dompet Dhuafa Waspada telah berhasil memotong sebanyak 384 setara domba/kambing (doka) ke berbagai lokasi terpencil,  dua di antaranya Desa Jaring dan Desa Barusjahe.

Sebanyak 13 domba dan 1 ekor sapi kurban dipotong di Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Langkat, sementara 1 ekor sapi seberat hampir 400 kilogram dipotong di Desa Barusjahe, Kabupaten Karo.

Kedua lokasi tersebut diketahui memiliki karakteristik yang begitu bertolak belakang, baik itu secara geografis, kultural, maupun spiritual. Jaring Halus berada di atas laut, sementara Barusjahe berada di perbukitan.

Untuk mengantar hewan kurban sampai di Desa Jaring Halus, tim Dompet Dhuafa Waspada harus menyediakan perahu kayu melalui sungai Terusan Langkat dari Dermaga Pematang Buluh, Kecamatan Secanggang. Sedangkan untuk menuju Barusjahe, tim THK beserta hewan kurban harus melewati jalan menanjak dan berkelok dengan jurang di kanan dan kiri di sepanjang jalan.

“Sebanyak 384 setara domba/kambing (doka) telah berhasil didistribusikan ke berbagai desa terpencil yang mencakup wilayah Medan, Binjai, Deli Serdang, Lubuk Pakam, Langkat, Serdang Bedagai, Simalungun, Rantau Parapat, Padang Sidempuan, Batubara, Duri, dan Karo,” kata Sulaiman, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada.

Advertisement div class="td-visible-desktop">

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here