spot_img

Salat Jumat Pertama Pascakerusuhan Tolikara

JAYAPURA – Sepekan
sudah pascaserangan terhadap umat Muslim yang tengah melaksanakan ibadah salat
Id di Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah, Jumat (17/07/2015) kemarin, warga
Tolikara bisa kembali melaksanakan ibadah wajib mereka yaitu salat Jumat.

Tim asessment Forum Zakat (FOZ), Imam Alfaruq melaporkan, salat Jumat dilaksanakan di
kompleks Koramil Karubaga, Tolikara. Salat Jumat pertama sejak kerusuhan pekan
lalu dipimpin imam sekaligus khatib Ustadz Fadlan Rabbani Garamatan dan diikuti
sekitar 200 jamaah.

“Mari
kembali bangun Tolikara dengan damai dan tetap menegakkan prinsip Islam dalam
seluruh kehidupan,” kata Fadlan, Jumat (24/07/2015). Pelaksanaan salat Jumat
berlangsung khudmat tanpa ada gangguan apapun.

Sore nanti
rencananya seluruh elemen Muslim dan lembaga donatur akan melakukan koordinasi
di markas Koramil Karubaga. Pokok masalah yang akan dibahas adalah rincian rencana
pembangunan kembali Masjid Baitul Muttaqin Tolikara yang hancur dibakar massa
perusuh dari Gereja Injili Di Indonesia (GIDI).

Massa
perusuh GIDI mendatangi lokasi pelaksanaan salat Id pada Jumat pekan silam dan
berniat membubarkan ibadah yang sedang dilakukan umat Muslim. Mereka kemudian
melempari warga yang tengah beribadah dengan bebatuan dan membakar kios-kios,
rumah-rumah, dan masjid setelah sebelumnya dihalau petugas keamanan.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles