Tiga Desa di Demak Masih Terdampak Banjir, Warga Berjuang Lawan Lumpur 50 Cm

JAKARTA, KBKNEWS.id – Banjir yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah sejak Jumat (3/4/2026) berangsur surut dan menyisakan tiga desa masih terendam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak melaporkan kini hanya tiga desa di Kecamatan Guntur yang masih terdampak, yakni Desa Trimulyo, Sidoharjo, dan Tlogorejo, dengan 12 warga masih mengungsi di Madrasah Diniyah Desa Sindon.

Ketinggian air di permukiman juga telah menurun drastis, berkisar antara 5 hingga 10 sentimeter. Sebelumnya, banjir sempat merendam 10 desa di empat kecamatan dengan jumlah pengungsi mencapai 2.867 jiwa dan ketinggian air hingga 1,5 meter.

Meski genangan air mulai surut, warga kini menghadapi tantangan baru dalam proses pemulihan. Mereka harus berjuang membersihkan lumpur tebal sisa banjir yang memenuhi rumah dan halaman.

Di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, lumpur mencapai sekitar 30 sentimeter di dalam rumah dan hingga 50 sentimeter di halaman. Kondisi ini membuat aktivitas warga masih terganggu dan pembersihan dilakukan secara gotong royong.

Secara keseluruhan, jumlah warga terdampak banjir kini turun menjadi sekitar 8.000 jiwa dari sebelumnya 13.000 jiwa.

Banjir ini dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Tuntang serta meluapnya sejumlah sungai di wilayah Demak.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here