ANKARA – Bank Sentral Turki telah mengambil langkah untuk mengucurkan uang tunai bagi bank-bank, sementara negara itu berusaha mengatasi krisis mata uang yang dipicuĀ atas kebijakan ekonomi Presiden Recep Tayyip Erdogan serta sengketa perdagangan dan diplomatik dengan AS.
Mata uang lira telah menurun tajam dalam sepekan belakangan dan turun 7 persen lagi hari Senin kemarin karena upaya bank sentral gagal memulihkan kepercayaan investor.
Lira mencapai titik rekor yang rendah yaitu 7.23 per satu dolar AS Minggu malam setelah Erdogan tetap berkeras dengan kebijakan ekonominya serta akibat ketegangan dengan AS, salah satu sekutu NATO.
Namun Erdogan berusaha memperlihatkan jika negaranta kuat menghadapi tekanan tersebut, “Turki menghadapi pengepungan ekonomi,” kata Erdogan,Ā dalam serangkaian pidato terbarunya.
“Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melawan serangan-serangan ini dan akan terus melakukannya,” tandasnya, sebagaimana dilansir laman VOA.




