Update Korban Bencana Sumatera, Setengah Juta Lebih Masih Mengungsi, 27 Daerah Masih Darurat

Banjir di Sumatera akibat struktur gelogi dan geomorfologis wilayah, anomai siklon tropis dan ulah manusia yang merusak hutan dan ekologisnya (foto: Masinton)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hingga Kamis (18/12/2025), jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.068 orang, sementara 190 orang masih dinyatakan hilang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan bencana tersebut juga menyebabkan 537.185 jiwa terpaksa mengungsi dari rumah mereka. Para pengungsi tersebar di berbagai lokasi pengungsian yang masih membutuhkan dukungan logistik dan layanan dasar.

Rincian korban meninggal dunia terdiri atas 456 orang di Aceh, 366 orang di Sumatera Utara, dan 246 orang di Sumatera Barat. BNPB menyatakan proses pencarian korban hilang masih terus dilakukan, meski terkendala kondisi cuaca dan akses wilayah yang belum sepenuhnya pulih.

Selain korban jiwa, dampak bencana juga memengaruhi aktivitas masyarakat secara luas. Sebanyak 27 kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut hingga kini masih menetapkan status tanggap darurat bencana.

Pada fase tanggap darurat lanjutan, pemerintah memprioritaskan penanganan korban melalui distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, serta pemulihan akses jalan, komunikasi, dan energi. BNPB juga mulai menyiapkan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

BNPB memastikan pembaruan data korban akan terus dilakukan seiring berjalannya proses evakuasi dan pendataan di lapangan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here