JAKARTA, KBKNews.id – Program makan bergizi gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Orang tua murid di salah satu sekolah negeri di Ciputat, Tangerang Selatan tidak menerima MBG selama liburan kegiatan belajar dan mengajar (KBM).
Salah satu orang tua siswa, Ari, menyebut anaknya yang duduk di kelas 1 SD tidak menerima MBG sama sekali pada libur sekolah. “Sudah dua minggu tidak menerima,” katanya kepada KBKNews.id, Rabu (7/1/2026).
Dia heran dengan kebijakan tak ada pembagian MBG saat liburan sekolah. Padahal tetangganya yang sekolah di tempat lain, menerima pembagian MBG.
“Tidak ada pemberitahuan dari sekolah alasan MBG tak dibagi,” ujarnya.
Selama ini, anaknya menerima MBG yang terdiri dari nasi, lauk dan buah. Terkadang ada susu juga diberikan. Dia berharap ada transparansi karena sebelumnya pemerintah menyebutkan MBG dibagikan saat libur sekolah.
“Kan Kepala Badan Bergizi Nasional sebelumnya sudah bilang MBG tetap ada. Tapi di mana realisasinya,” ujarnya.
Berbeda dengan Joni, anaknya yang bersekolah di Cimanggis, Depok tetap menerima MBG yang dirapel setiap tiga hari sekali. Dia merasa senang anaknya tetap terpantau kebutuhan gizinya.
“Selama liburan ini sudah mengambil yang ketiga kalinya,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meminta secara khusus kepadaBGN agar tidak ada lagi persoalan teknis di lapangan terkait pelaksanaan MBG. Presiden ingin MBG bisa berjalan maksimal. “Beliau (Prabowo) menghendaki untuk disiplin prosedur itu ditingkatkan. Karena menurut catatan dari Kepala BGN di bulan Desember masih ada kurang lebih 15 kejadian, yang Bapak Presiden meminta semaksimal mungkin ini tidak boleh lagi terjadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai Taklimat Awal Tahun 2026 di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).





