TEL AVIV (KBK) – Jumlah korban tewas akibat penembakan di Pusat Perbelanjaan di Ibu Kota Israel, Tel Aviv Rabu malam (8/6/2016) bertambah menjadi empat orang, setelah seorang wanita meninggal akibat luka-lukanya di rumah sakit.
Sebelumnya tiga warga Israel dinyatakan meninggal karena serangan mematikan, sementara korban keempat dikatakan dalam kondisi kritis.
Wakil Direktur Pusat Medis Sourasky di Tel Aviv, Dr. Gil Api mengatakan, “seorang wanita akhirnya menyerah karena luka-lukanya.”
Sementara itu, empat orang lainnya juga dirawat di rumah sakit, yang sebelumnya dalam kondisi kritis, kini sudah stabil.
Polisi Israel menerima laporan tentang serangan penembakan di luar Restoran Sarona dan di pusat perdagangan di Tel Aviv, dekat dengan markas militer Israel, sekitar Pukul 21:30 waktu setempat (GMT 19.30) Rabu (8/6/2016).
“Dua penyerang adalah warga Palestina yang masih bersaudara dan berusia dua puluhan, berasal dari desa Tepi Barat Yatta dekat Hebron. Keduanya datang dan langsung menembaki orang-orang yang duduk di area outdoor di sebuah kafe, “kata juru bicara polisi, Luba Samri.
Rekaman video dari kafe Max Brenner melihatkan di mana serangan itu dimulai dan ditayangkan di Channel Berita 10, Israel menunjukkan sejumlah orang yang berjalan di dalam restoran sementara penembakan itu terjadi di daerah luar.
“Saya duduk di dalam restoran dan kemudian dua orang bangkit dan mulai menembak,” ungkap karyawan kafe Max Brenner, di mana penembakan itu terjadi kepada situs berita Ynet.
“Sebelum menembak mereka memesan makanan, seperti orang lain. Mereka memiliki koper. Kemudian mereka bangun dan mulai menembak. Mereka tidak berteriak apa-apa,” tambahnya.
Saksi mata lain, Tomer, mengatakan kepada Radio Israel, orang mulai berlari panik setelah tembakan dilepaskan.
“Kami duduk di luar dan tiba-tiba ada putaran tembakan. Semua orang mulai panik berlari, orang berteriak agar masuk ke dalam kompleks. Ada kepanikan besar. Kami menunggu waktu yang lama sebelum menyadari kondisi sudah aman,” katanya kata.
Halaman Berikut : Menyamar Jadi Yahudi




